Thursday, September 8, 2011

Intro

Di tepi halte bus langkahku terhenti.
Kurebahkan sejenak tubuhku di sudut yang sunyi.
Perlahan, pikiranku jauh berkelana.

mulai dari soal tetek bengek perkejaan,
rencana di masa depan,
kisruh dunia perpolitikan,
filsafat dan agama,
hingga ke formasi apa yg akan kugunakan melawan Barcelona,

Di tepi halte bus ku mulai merangkai
huruf demi huruf
kata demi kata
kalimat demi kalimat


Bukan halte bus di Jakarta. Sumpah!!

No comments:

Post a Comment